Data Pantauan COVID-19 Kota Solok

Pembaharuan Terakhir : -

Kontak Erat

0 Orang

Suspek

0 Orang

Positif

0 Orang

Sembuh

0 Orang

Meninggal

0 Orang


Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Solok

0 KASUS POSITIF

0 ( 0 %)
0 ( 0 %)
0 ( 0 %)
0 ( 0 %)
0 ( 0 %)
0 ( 0 %)
Dirawat
Isolasi Mandiri di Rumah
Isolasi di Bandar Pandung
Isolasi di BPSDM Padang
Meninggal
Sembuh

Kontak Erat

0 Total Kontak Erat

0
Dalam Pemantauan
Suspek

0 Total Suspek

0
Dalam Pemantauan

Data Situasi Perkembangan Covid-19 di Kota Solok, Hingga Hari ini...
Kasus
Senin, 19 April 2021
Jumat, 16 April 2021
Kamis, 15 April 2021
Rabu, 14 April 2021
Selasa, 13 April 2021
Kontak Erat
471
471
458
448
446
Suspek
0
0
0
0
0
Terkonfirmasi
880
864
853
848
846
Sembuh
801
786
786
766
766
Meninggal
17
17
17
17
17

Kondisi Kota Solok tanggal 19 April 2021, terjadi penambahan kasus covid-19 sebanyak 13 orang. Hari ini Jumlah  Total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Solok sebanyak 880 Orang801 orang sudah dinyatakan sembuh, 43orang melakukan isolasi mandiri dirumah lalu, 19 orang dirawat di rumah sakit dan jumlah meninggal akibat kasus covid-19 sebanyak 17 orang. Jumlah Kontak Erat setelah dlakukan tracing yang masih di lakukan pemantauan sampai hari ini sebanyak 471 orang

Mengenal Istilah PPT, OTG, ODP, PDP, dan Suspect

PPT adalah orang yang mempunyai riwayat perjalanan dari daerah atau negara terjangkit.
OTG adalah orang yang mempunyai riwayat kontak erat dengan Pasien dalam pengawasan (PDP)/ Positif Covid-19 atau datang dari daerah terjangkit namun tidak menunjukan gejala klinis.
ODP adalah singkatan dari orang dalam pemantauan. Seseorang dikatakan masuk dalam kategori ODP apabila ia mempunyai riwayat perjalanan dari negara/ daerah terjangkit Covid-19. Anda juga akan masuk sebagai ODP apabila pernah berkontak langsung dengan pasien yang positif corona. Orang yang masuk dalam kelompok ini adalah mereka yang sudah menunjukkan salah satu gejala (demam, batuk, sesak nafas).
PDP adalah singkatan dari pasien dalam pengawasan. Artinya, orang yang masuk ke dalam kategori ini sudah dirawat oleh tenaga kesehatan (menjadi pasien) dan menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas.
Sementara itu, suspect corona adalah orang yang diduga kuat terjangkit infeksi COVID-19, dengan menunjukkan gejala virus corona dan pernah melakukan kontak dekat dengan pasien positif corona. Pasien yang masuk dalam kategori ini akan diperiksa menggunakan dua metode, yaitu Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing. Pemeriksaan ini akan dilakukan untuk melihat status infeksi corona di tubuh suspect tersebut: positif atau negatif.
Status ODP, PDP, dan suspect, didapat dari proses tracking yang dilakukan pemerintah dengan mengaitkan data-data yang ada di lapangan. Pasien yang masuk sebagai salah satu dari ketiga kelompok tersebut akan diberitahu oleh petugas kesehatan terkait, dan umumnya diinstruksikan untuk menjalani karantina selama 14 hari.


Tentang COVID-19 Corona Virus

Apa Itu COVID-19

Pneumonia Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Bagaimana COVID-19 Menular?

Cara penularan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter). Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet. Untuk penularan melalui makanan, sampai saat ini belum ada bukti ilmiahnya.

Melindungi Diri dari COVID-19

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah atau membantu menghentikan penyebaran coronavirus, antara lain:

Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tissue. Buang tissue pada tempat sampah tertutup

Bersihkan dan lakukan disinfeksi permukaan benda yang sering disentuh

kenakan masker hanya jika Anda sakit. Ganti secara berkala dan tetap tinggal dirumah atau segera ke fasilitas kesehatan

Cuci tangan dengan sabun dan air minimal 20 detik atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60%

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan


Berada dekat dengan orang yang sedang sakit, batuk atau bersin

Menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan telapak tangan

Berjabat tangan dengan orang asing

Bepergian ke keluar rumah saat sedang sakit



Peraturan dan Himbauan Penanganan Virus Corona

Lakukan Hal Berikut Ini Jika Anda Mengalami Gejala Mirip COVID-19

Hubungi nomor layanan COVID-19 yang tertera diatas

Kenakan masker (tipe masker bedah), dan ganti secara berkala, agar tidak menular ke orang lain

Batasi menerima tamu di rumah, hindari kontak langsung dengan tamu untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas

Tetap tinggal di rumah jaga jarak dengan orang lain termasuk anggota keluarga

Minta bantuan teman, anggota keluarga, atau layanan jasa lain untuk menyelesaikan urusan di luar rumah

Lakukan ini semua selama 14 hari untuk membantu mengurangi penyebaran virus


Data Akses Website

0

Online

0

Visitor Today

0

Visitor Yesterday

0

All Visitor

Website Corona